Pages

Ads 468x60px

Sample text

Featured Posts

Senin, 09 September 2019

Setiap negara memiliki budaya dan tradisi yang berbeda-beda dalam banyak hal, termasuk dalam cara merayakan Hari Raya Lebaran. Seperti yang kita tahu, di Indonesia, Lebaran disambut dengan meriah. Tradisi umum yang dilakukan antara lain,  mudik, berkumpul bersama keluarga, dan bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR).
Selain itu, pada momen bahagia tersebut identik dengan ketupat sebagai makanan khas Lebaran. Makanan lain seperti rendang, opor ayam, dan sambal goreng ati turut memeriahkan acara santap makan bersama keluarga tercinta pada hari tersebut.
Ini adalah tradisi Lebaran yang ada di Indonesia, lalu bagaimana ya dengan tradisi di negara lain? Berikut ini adalah 10 tradisi unik yang dilakukan pada saat lebaran di berbagai negara lain.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Lebaran biasanya dijadikan momen memperat hubungan orangtua, anak, saudara, keluarga, kerabat & teman. Tradisi lebaran di setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Berikut tradisi unik yang hanya ditemukan pada momen lebaran di berbagai negara di dunia


1. Malaysia

Lebaran Di Malaysia via wikimedia.orgLebaran Di Malaysia via wikimedia.org
Negara tetangga terdekat dengan Indonesia ini memiliki tradisi merayakan Lebaran yang mirip dengan Indonesia. Hal ini terlihat dari suguhan makanan khas lebaran di Malaysia, seperti ketupat dan rendang. Di Malaysia dikenal juga konsep mudik ke kampung halaman atau lebih di kenal dengan istilah "balik kampung" oleh masyarakat setempat.
Selanjutnya masyarakat Malaysia juga melakukan silaturahmi dengan sanak saudara, di mana yang lebih muda memberikan hormat kepada yang lebih tua. Ada pula tradisi orang sudah bekerja atau sudah berpenghasilan memberikan hadiah berbentuk uang kepada anak-anak. Selain itu, barulah mereka pergi berziarah ke makam sanak keluarganya. 

2. Arab Saudi

Lebaran Di Arab Saudi via dailyemerald.comLebaran Di Arab Saudi via dailyemerald.com
Orang di Arab Saudi biasanya merayakan Hari Raya Lebaran dengan mengadakan pertunjukkan seni seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade musik, tari, dan berbagai macam pertunjukkan seni lainnya. Hal ini bertujuan untuk memeriahkan hari yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat selama setahun. Selain itu, biasanya mereka akan menghiasi rumah mereka dengan hiasan khas Lebaran.
Di Arab Saudi perayaan Lebaran dimulai dengan Shalat Ied, lalu makan bersama keluarga. Setelah itu barulah mereka pergi untuk mengunjungi dan bersilaturahmi dengan sanak saudara, serta tetangga. Makanan khas Lebaran yang pasti selalu tersedia di meja makan adalah daging domba yang dicampur dengan nasi, ditambah dengan sayuran tradisional. Mau mencoba makanannya?

3. Turki

Lebaran Di Turki via tmgrup.com.trLebaran Di Turki via tmgrup.com.tr
Di Turki, Hari Raya Idul Fitri disebut dengan kata “Bayram”. Pada perayaan tersebut, orang-orang akan mengenakan pakaian khas yang dinamakan Bayramlik. Mereka merayakannya dengan memberikan salam dengan satu sama lain sebagai ucapan Lebaran yang berbunyi, “Bayraminiz Kutlu Olsun”, “Mutlu Bayramlar”, atau “Bayraminiz Mubarek Olsun”. Ketiga salam itu artinya hampir sama, yaitu selamat merayakan Hari Raya Bayram.
Sama dengan Indonesia, yang lebih muda akan memberikan hormat kepada yang lebih tua dengan cara mencium tangan atau bersujud dihadapan mereka. Lalu mereka juga akan berkeliling dari rumah ke rumah untuk memberikan salam Bayram dan doa.
Sebagai balasannya, mereka akan diberikan hadiah berupa coklat, permen, uang koin, atau makanan tradisional Turki seperti Lokum dan Baklava. Ada satu hal yang unik pada perayaan Lebaran di Turki, yaitu hanya kaum pria saja yang akan pergi ke Masjid untuk melakukan Shalat Ied, sedangkan kaum perempuan hanya berdiam di rumah.

4. China

Lebaran Di China via washingtonpost.comLebaran Di China via washingtonpost.com
Di China, kemeriahan perayaan Hari Raya Idul Fitri yang paling terasa ada di daerah Xinjiang dan Yunnan. Hal ini karena kedua wilayah ini dihuni oleh masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Seperti biasa, setelah Shalat Ied, umat Muslim di China akan bersilaturahmi dan makan bersama dengan keluarga dan tetangga terdekat.
Seusai bersilaturahmi, maka mereka akan mengunjungi makam leluhur atau makam tokoh Muslim setempat untuk berziarah dan membersihkan, sembari membacakan doa kepada mereka. Doa tersebut juga ditujukan untuk umat Muslim yang meninggal pada masa pemerintahan Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.
Pada hari raya ini, mereka akan mengenakan baju khas Lebaran, yaitu bagi kaum pria akan mengenakan jas yang khas dan kopiah berwarna putih, sedangkan kaum wanita akan menggunakan baju hangat dan kerudung. Tahukah Anda, bahwa baju koko sebagai baju muslim berasal dari China.

5. Australia

Lebaran Di Australia via popsugar-assets.comLebaran di Australia via popsugar-assets.com
Masyarakat yang memeluk agama Islam di Australia memang tergolong kaum minoritas, namun mereka bebas dalam melakukan perayaan pada Hari Raya Lebaran tersebut. Banyak perusahaan yang memberikan hari libur kepada karyawannya yang menganut agama Islam agar bisa merayakan hari raya Islam dengan beribadah dan berkumpul dengan sanak keluarganya.
Tak hanya itu, Lebaran di Australia akan dimeriahkan dengan festival multi kultur. Festival tersebut tidak hanya melibatkan umat Muslim, tapi juga umat beragama lain untuk ikut serta memeriahkan acara tersebut. Acara ini terbuka untuk umum, bahkan pejabat sekalipun mau datang ke festival tersebut. Itulah indahnya perbedaan.

6. Nigeria

Lebaran Di Nigeria via ctvnews.caLebaran di Nigeria via ctvnews.ca
Seperti yang sudah diketahui, masyarakat di Nigeria mayoritas terdiri dari masyarakat beragama Islam dan Kristen. Meskipun berbeda, keduanya hidup berdampingan dengan damai karena saling menghormati satu sama lain. Hal ini karena sikap toleransi yang tinggi dari masyarakat setempat.
Oleh sebab itu, pada saat perayaan Lebaran, banyak juga umat Kristen yang turut membantu berpartisipasi dalam acara terkait hari raya Lebaran. Di Nigeria, Idul Fitri dikenal dengan nama “Sallah Kecil”. Pada hari itu, mereka akan saling mengucapkan salam satu sama lain yang berbunyi, “Barka Da Sallah” artinya adalah Salam Sejahtera di Hari Raya.

7. Suriname

Lebaran 
Lebaran di Suriname via amongguru.com
Negara yang satu ini memiliki kedekatan tersendiri dengan Indonesia karena sebagian penduduk asli Suriname adalah orang yang berasal dari suku Jawa. Kenapa bisa begitu? Hal ini terjadi karena pada zaman penjajahan Belanda dahulu, banyak orang bersuku Jawa yang dikirim ke Suriname untuk menjadi kuli kontrak dan kemudian menetap di sana.
Ada satu hal yang unik tentang Lebaran di Suriname. Penanggalan Hari Raya Idul Fitri di negara ini dilakukan dengan cara perhitungan sendiri yang didasarkan pada perhitungan ala primbon, peninggalan nenek moyang dari Jawa sejak ratusan tahun lalu.

8. India

Lebaran India 
Lebaran di India via blogspot.com
Pada saat Idul Fitri tiba, masyarakat Muslim di India akan melakukan Shalat Ied di Masjid yang menjadi pusat berkumpul pada Idul Fitri di New Delhi. Mereka akan melakukan Shalat Ied bersama-sama, setelah itu barulah mereka berbincang-bincang sambil memakan hidangan khas Lebaran daerah tersebut.
Berbeda dengan Indonesia yang makanan khasnya terdiri dari ketupat dan pelengkap lainnya, India memiliki makanan khas yang bernama Siwaiyaan. Siwaiyaan adalah campuran bihun manis yang disajikan dengan susu dan buah-buahan kering. Ini adalah makanan yang wajib ada pada saat Lebaran di India.

9. Mesir

Lebaran Di Mesir via r4biaplatform.comLebaran di Mesir via r4biaplatform.com
Sama dengan tradisi merayakan Lebaran di negara lain, masyarakat Mesir juga merayakannya dengan bersilaturahmi. Namun bedanya di Mesir, mereka hanya melakukan silaturahmi dengan keluarga saja, tidak dengan tetangga di sekitar tempat tinggal mereka. Biasanya mereka akan berkumpul bersama keluarganya di taman sambil menikmati hidangan khas Lebaran di Mesir, yaitu Ranja, makanan yang terbuat dari ikan asin dan acar.

10. Amerika Serikat

Lebaran Di Amerika Serikat via bbcimg.co.ukLebaran di Amerika Serikat via bbcimg.co.uk
Di Amerika Serikat yang mayoritas penduduknya beragama non-Muslim pun, perayaan Hari Raya Idul Fitri tetap meriah. Biasanya mereka akan merayakannya dengan khusuk dan saling memberi kabar satu sama lain tentang datangnya hari bahagia tersebut melalui internet serta telepon.
Untuk umat Islam di Amerika Serikat, Shalat Ied adalah hal yang paling penting dalam Idul Fitri. Mereka akan berdoa memohon ampun dan mendapatkan nasehat untuk saling memaafkan dan hidup berdamai dengan orang lain.
Setelah shalat usai dijalankan, mereka biasanya akan saling berpelukan dan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri. Pakaian yang mereka gunakan sangat bervariatif, mengingat kebanyakan umat Muslim yang ada di negara ini adalah imigran, jadi mereka menggunakan pakaian khas daerahnya masing-masing.
Update

11. Jepang

Jepang 
Lebaran di Jepang via boombastis.com
Saat Hari Raya Idul Fitri di Jepang, umat muslim di sana merayakan Lebaran dengan Shalat Ied terlebih dulu. Untuk yang berada di wilayah Tokyo dan sekitarnya, mereka akan berbondong-bondong pergi ke Masjid Camii untuk shalat berjamaah. Setelah itu, saling bersilaturahmi dan menikmati makanan lezat yang disediakan panitia masjid. 

12. Rusia

Rusia 
Lebaran di Rusia via kompasiana.com
Umat Muslim di Rusia merayakan Hari Raya Idul Fitri di rumah masing-masing bukan cuma sehari atau dua hari, tapi tiga hari berturut-turut. Setelah Shalat Ied, mereka akan menikmati santapan makanan khas dengan bahan utama daging kambing. Makannya ditemani salad dan sup yang akan menambah kenikmatannya. 

Mempererat Tali Silahturahmi

Memang setiap negara memiliki tradisinya masing-masing dalam merayakan Lebaran. Namun jika diperhatikan, ada kesamaan mencolok dari semua tradisi di atas, yaitu tradisi bersilaturahmi dengan sanak keluarga. Jadi bisa dikatakan bahwa kehangatan bersama sanak saudara yang paling ditekankan pada hari raya Lebaran, di samping beragamnya makanan khas Lebaran untuk disantap bersama.

Minggu, 17 Maret 2019

Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi (bagian : 2)

Bagi kamu yang memiliki niat suci untuk berwisata religi berikut Infowisata@blogger.com bagikan khusus untuk kamu.

1. Mekkah

Image result for mekkah madinah

2. Masjidil Haram

Anda pasti sudah familiar mendengarnya.
Masjid yang dibangun mengelilingi ka’bah ini merupakan masjid terbesar di dunia. Terletak di kota Mekkah dan menjadi tempat tersuci bagi ummat Muslim.
Dinamakan masjidil haram karena memang masjid ini terletak di tanah haram. Meski begitu, ada beberapa Pengertian Lain dari Istilah Masjidil Haram Ini.
Selain itu, bentuk bangunan masjid ini terbilang sangat megah. Maklum, masjid ini telah mengalami Renovasi dari Masa ke Masapemerintahan Arab Saudi. 
Sehingga masjid ini tidak hanya menjadi daya tarik bagi ummat Muslim, tetapi juga non Muslim.
Lihat saja kemegahannya dalam video ini.

2. Masjid Nabawi

masjid-nabawi
Masjid yang satu ini juga pasti sudah pernah dikunjungi oleh Anda yang sudah melaksanakan ibadah haji ataupun umroh.
Ya, karena masjid ini sudah menjadi icon kota Madinah dan merupakan tempat suci ke-2 bagi ummat Muslim.
Setelah masjid Quba, masjid ini dibangun sendiri oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya pada saat pertama kali beliau memasuki kota Madinah dalam perjalanan hijrahnya.
Lebih tepatnya di tempat pemberhentian unta yang ditunggangi oleh Rasulullah SAW.
Tempat tersebut adalah tempat penjemuran buah kurma yang luasnya 50 m2 dan dimiliki oleh dua anak yatim bersaudara bernama Sahil dan Suhail bin Amr.
Salah satu daya tarik dari masjid ini adalah adanya Raudhah.
Raudhah yang artinya adalah taman surga, merupakan satu tempat yang terletak di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya (dahulu rumah Nabi).
Tempat inilah yang diyakini menjadi tempat terkabulnya sebuah do’a.
Apakah Anda ingin do’anya terkabul?
Di masjid ini juga terdapat makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya Abu Bakar Al-Shiddiq ra dan Umar bin Khattab ra.
Awalnya ketiga makam ini terletak berdampingan di salah satu sisi masjid. Tapi karena adanya perluasan masjid, makam makam ini menjadi berada di dalam masjid.
Masjid Nabawi sudah berkali kali direnovasi dan diperluas. Bangunan yang dulu luasnya hanya 50 m2, kini sudah  hampir mencapai 100,000 m2 dan mampu menampung 535,000 jamaah.
Kini masjid Nabawi sudah menjadi masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah. 
Dan bedasarkan satu hadits disebutkan bahwa siapapun yang shalat di masjid ini, maka pahalanya lebih baik dari seribu kali shalat di masjid yang lain.

3. Masjid Quba

masjid-quba
Anda sudah pernah mendengarnya?
Dibangun di desa Quba pada tanggal 8 Rabi’ul Awal tahun pertama Hijriyah – sekitar 5 km sebelah tenggara kota Madinah.
Masjid Quba ini dahulunya adalah sebuah kebun kurma yang luasnya mencapai 1200 m2.
Dalam sejarah Islam, ini adalah masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya dalam perjalanan hijrah menuju Madinah Al-Munawwarah.
Pada masa kerajaan Arab Saudi tahun 1986, masjid Quba ini direnovasi dan diperluas hingga mencapai 5,035 m2 dengan menyerap anggaran sedikitnya 90 juta real.
Masjid ini memiliki 19 pintu dengan 3 pintu utama untuk keluar masuknya jamaah. Dua pintu untuk laki-laki dan satu pintu lainnya untuk perempuan.
Masjid berkapasitas 20 ribu jamaah ini telah dilengkapi dengan ruang belajar mengajar yang berada di seberang ruang utama masjid. Hal ini bertujuan untuk menambah fungsi masjid sebagai tempat menimba ilmu.

4. Masjid Jawatha

masjid-jawatha
Masjid Jawatha adalah masjid yang pertama kali dibangun di wilayah timur Arab Saudi.
Dibangun pada awal periode Islam tahun ke-7 Hijriyah (629 M) oleh bani Abdul Qais, desa al-Kilabiyah 12 km dari timur laut Hofuf al-Ahsa Arab Saudi.
Tidak banyak keterangan yang dapat diperoleh dari masjid yang struktur bangunan aslinya telah runtuh ini.
Hanya saja ada satu kabar burung bahwa masjid ini pernah menjadi tempat penyimpanan batu Hajar Aswad selama 22 tahun yang dicuri oleh Qarmatians.

5. Masjid Al Qiblatain

masjid-qiblatain
Tempat wisata di Arab Saudi berikutnya adalah masjid al Qiblatain.
Masjid ini adalah masjid tertua ke-3 di dunia yang berada di kota Madinah. Masjid ini sarat sekali dengan nilai sejarah yang dikandungnya.
Dahulu masjid ini bernama masjid Bani Salamah karena dibangun di bekas rumah Bani Salamah.
Pada suatu hari ketika Nabi Muhammad SAW sedang shalat berjama’ah dengan para sahabatnya, Allah SWT menurunkan wahyu kepada beliau untuk segera mengubah arah kiblatnya.
Dari yang semula ke arah masjidil Aqsha di Palestina menjadi ke arah Ka’bah di masjidil Haram Mekkah.
Nabipun langsung mengubah arah kiblatnya saat itu juga dalam keadaan shalat diikuti oleh para sahabatnya.
Berdasarkan sejarah itu, nama masjid inipun diubah menjadi masjid al-Qiblatain yang artinya masjid yang memiliki dua kiblat.
Bila Anda berkesempatan pergi ke Madinah, jangan lewatkan masjid yang satu ini.

6. Masjid Al-Rahmah

masjid-terapung
Satu lagi masjid yang tidak boleh dilewatkan di Arab Saudi adalah masjid terapung Al-Rahmah.
Ya, ketimbang namanya, masjid ini justru lebih dikenal dengan sebutan masjid terapung.
Masjid ini dinamakan masjid terapung karena masjid putih yang indah ini tampak muncul dari laut, karena dikelilingi oleh air dari tiga sisi.
Awalnya masjid ini bernama masjid Fatimah. Lama-kelamaan banyak peziarah yang menyebutnya menjadi Masjid Fatimah Az-Zahra,  Nama putri Rasulullah S.A.W.
Akhirnya, pemerintah Arab Saudi mengubah nama masjid ini menjadi Masjid Ar Rahmah hingga hari ini untuk menghindari kesalahfahaman.
Masjid yang terletak di kawasan Corniche Jeddah ini sudah menjadi destinasi favorit jamaah haji Indonesia.
Oleh sebab itu, Anda juga tidak boleh ketinggalan mengunjungiMmasjid Terapung Ini.

7. Gunung Uhud

gunung-uhud
Apakah Anda pecinta alam?
Tempat wisata di Arab Saudi tidak hanya identik dengan masjid sebagai simbol keagamaan, tetapi juga penampakan alamnya yang indah. Salah satunya adalah gunung uhud ini.
Gunung Uhud adalah kawasan yang sangat eksotis hingga tak heran selalu dikunjungi oleh para wisatawan.
Merupakan gunung terbesar dan tertinggi di kota Madinah dengan tingginya yang mencapai 350 meter.
Dinamakan “Uhud” karena letaknya yang menyendiri tidak seperti kebanyakan gunung lain di Madinah.
Sejarah gunung Uhud sangat kental sekali dalam benak ummat Muslim.
Gunung ini pernah menjadi saksi bisu pertempuran kedua antara kaum kafir Mekkah dengan kaum Muslimin pada tanggal 15 Syawwal tahun ke-3 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 23 Maret 625 Masehi.
Perang itulah yang kemudian dinamakan “Perang Uhud”.
Gunung Uhud terbentuk dari batu granit warna merah memanjang dari tenggara ke barat laut dengan panjang tujuh kilometer dan lebar hampir tiga kilometer.
Bagi Anda yang datang ke situs bersejarah ini, Anda juga bisa sekalian berziarah.
Karena di kaki gunung bagian selatan terdapat pemakaman para syuhada perang Uhud yang salah satunya adalah sayyidina Hamzah bin Abdul Muththalib – paman dan saudara sepersusuan Nabi Muhammad SAW.

8. Jabal Al-Lawz

jabal-al-lawz
Ini juga salah satu tempat wisata di Arab Saudi yang sayang bila Anda lewatkan.
Jabal al-lawz adalah sebuah gunung yang berlokasi di sebelah barat laut Arab Saudi dekat perbatasan dengan Yordania.
Dengan tinggi sekitar 2,580 meter di atas permukaan laut, gunung ini berdiri kokoh di atas teluk Aqaba.
Dari namanya, gunung ini memiliki arti “gunung almond”. Menyuguhkan flora dan fauna yang cantik nan unik adalah salah satu kelebihannya.
Di tempt ini Anda juga bisa melakukan trekking untuk memacu adrenalin Anda.
Apa Anda berani mencobanya?

9. Gua Hira

gua-hira
Adalah tempat turunnya wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril as. Surat Al-Alaq ayat 1-5.
Karena memiliki nilai historis yang tinggi, gua ini selalu dikunjungi oleh jamaah haji dan umroh dari berbagai negara.
Gua Hira ini terletak di jabal Nur 3,2 km dari Mekkah dengan panjang 3,7 m dan lebar 1,6 m dan tinggi 2 m. Ada sekitar 600 anak tangga yang harus dilewati untuk mendaki gua tersebut.
Karena letaknya di tebing yang curam (tidak terlalu tinggi) dengan lereng lereng jabal Nur yang kering dan berbatu, maka Anda memerlukan fisik dan mental yang prima untuk bisa mencapai gua ini.
Selain melihat lihat keadaan gua hira, para wisatawan biasanya juga melakukan shalat di tempat ini.

10. Padang Arafah

padang-arafah
Padang Arafah adalah padang pasir yang luas di mana bagian belakangnya dikelilingi dengan bukit bukit batu.
Di tempat inilah jutaan ummat Muslim melaksanakan rukun haji, yaitu wuquf di padang Arafah setiap tanggal 9 Djulhijjah.
Wuquf sendiri berarti berhenti. Menyiratkan makna bahwa manusia sejenak berhenti dari segala aktivitas keduniaannya dan mulai mendekatkan diri kepada Tuhan semesta alam yaitu Allah SWT.
Wuquf di sini bisa diisi dengan berdzikir, berdo’a dan juga beribadah. Semuanya diniatkan untuk mendapatkan ridha dan rahmat dari Allah SWT.
Wuquf di Padang Arafah juga dijadikan momentum untuk melakukan instropeksi diri dan menimbang amal kebaikan dan keburukan yang pernah dilakukan.
Padang Arafah ini terletak di sebelah timur 25 km dari kota suci Mekkah. Di tempat ini terdapat jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemunya Nabi Adam as dengan Siti Hawa setelah dipisahkan selama bertahun tahun lamanya.
Inilah tempat wisata di Arab Saudi yang hanya dipenuhi pada saat musim haji tiba.
Semoga Anda dan saya yang belum menunaikan ibadah haji diberikan kesempatan untuk menunaikannya. Aamiin.

11. Tayma

tayma
Tempat wisata di Arab Saudi berikutnya adalah Tayma.
Tayma sendiri merupakan salah satu tempat yang menonjol di Arab Saudi pada abad ke-7 sebelum Masehi.
Tayma adalah sebuah oase berukuran besar yang terletak di sebelah barat laut Arab Saudi. Atau lebih tepatnya 400 km sebelah utara kota Madinah dan 264 km sebelah tenggara kota Tabouk.
Tayma ini berupa deretan pemukiman panjang di mana dahulunya adalah simbol kemakmuran dari pemukiman Yahudi.
Kemakmuran itu meliputi adanya sumber air, banyaknya sumur, dan juga bangunan bangunan yang megah.
Sempatkanlah diri Anda datang ke sini bila berkunjung ke negeri minyak ini.

12. Madain Saleh

madain-saleh
Nama lainnya adalah al-Hijr, ada juga yang menyebutnya Hegra.
Adalah situs arkeologi di mana ada banyak peninggalan sisa peradaban Nabatean. Letaknya sendiri berada pada 22 km arah timur laut dari kotamadya Al Ula provinsi Madinah.
Madain Saleh menjadi kebanggaan tersendiri bagi kerajaan Arab Saudi, karena ia dinobatkan sebagai salah satu dari World Heritage Site atau situs warisan dunia,
Di Madain Saleh yang luasnya mencapai 4,010 hektar ini, pernah ditemukan batu-bata yang diperkirakan dari bangunan rumah warga, dan para arkeolog pun menganggapnya sebagai peninggalan dari umat Nabi Saleh.
Ada juga beberapa batu karang yang ditemukan oleh para arkeolog yang merupakan hasil budaya kaum Tsamud, 131 monumen pemakaman yang terbuat dari batu, dan juga tembikar dan lain sebagainya di Jabal Athlab.
Wah, sepertinya tempat wisata di Arab Saudi yang satu ini menarik juga untuk dikunjungi.

13. Jannat Al Baqi’

jannat-al-baqi
Berikutnya ada Jannat al Baqi.
Ini adalah tempat pemakaman keluarga dan sahabat Nabi Muhamma SAW. Kompleks pemakaman ini berada di sebelah tenggara masjid Nabawi.
Ini adalah pemakaman Islam pertama dan tertua di kota Madinah. Sehingga tak heran bila banyak dikunjungi oleh jamaah yang menunaikan ibadah haji maupun umrah.
Menurut beberapa literatur, di sini dikuburkan hampir 10.000 sahabat Nabi Muhammad SAW, sehingga pemakaman ini sangat dimuliakan.
Karena tempat ini terdiri dari tanah yang lembut dan tidak berbatu-batu, maka dijadikanlah kompleks pekuburan.
Dengan luas sekitar 138,000 m, kini telah dibangun pagar tembok dengan jeruji besi yang tinggi di sekitar kompleks pemakaman ini.

14. Najd

najd
Najd atau Nejd, adalah dataran tinggi yang berada di bagian tengah Arab Saudi.
Kawasan geografi ini memiliki ketinggian antara 762 sampai 1.525 meter di atas permukaan laut.
Dahulu di tempat ini tinggal banyak suku seperti Kindites, Tayy dan yang lainnya. Hal ini ditandai dengan perkampungan perkampungan oasis yang berada di bagian timur kawasan ini.
Sementara itu, di daerah lainnya juga terdapat suku nomaden Badui yang diketahui menjadi penghuni kawasan ini.
Najd sangat kental kaitannya dengan sejarah Islam. Oleh karena itu, Anda juga bisa menjadikannya alternatif saat melakukan wisata religi di Arab Saudi.

15. Dumat Al-Jandal

dumat-al-jandal
Adalah puing puing kota kuno yang berlokasi di timur laut arab Saudi, tepatnya di provinsi Al Jawf, 37 km dari Sakakah.
Tempat wisata di Arab Saudi yang satu ini juga tidak kalah bersejarahnya jika dibandingkan dengan yang lain.
Berbicara tentang Dumat al Jandal tentu tidak bisa lepas dari masjid Umar bin Khattab yang dibangun di kawasan ini dan distrik Al Dar’i.
Distrik al Dar’i sendiri adalah daerah terbesar dan tertua dari Dumat al Jandal di mana arsitektur bangunannya merupakan model perencanaan yang unik dan salah satu dari pusat kebudayaan yang terpenting di jazirah Arab.
Menurut sejarah, distrik al Dar’i inilah yang merupakan area terpenting dari Dumat al Jandal.
Hmm… Jadi penasaran.

16. Jabal Magnet

jabal-magnet
Jabal Magnet atau yang juga dikenal sebagai Lembah Jin merupakan sebuah lembah yang menjadi lokasi “atraksi pariwisata”. Jabal Magnet terletak sekitar 30 km di utara Madinah
Fenomena yang mengesankan disini adalah efek keterbalikan gravitasi.
Saat anda jalan menurun, rasanya sangat sulit. Pedal gas harus di tekan dalam-dalam. Sebaliknya, saat anda menanjak naik, kendaraan seolah bergerak begitu saja. Anda bahkan tidak perlu menekan pedal.
Bila anda yang biasa di pegunungan, anda tentunya tahu kalau sebaliknya lah yang masuk akal. Naik sangat sulit karena melawan gravitasi, sementara turun sangat gampang, karena dibantu gravitasi.
Bukan hanya dengan kendaraan, menuang air atau menggulirkan bola akan tampak naik mendaki, bukannya turun.
Menurut fisikawan, dan dibenarkan oleh pengukuran GPS, efek ini semata hanyalah ilusi. Ilusi yang disebabkan oleh lansekap.
Posisi pohon dan lereng di daerah sekitar, atau garis cakrawala yang melengkung, dapat menipu mata sehingga apa yang terlihat menaiki tanjakan sesungguhnya menuruni tanjakan.
Untuk detilnya, Anda bisa lihat di sini.

17. Air Mancur King Fahd’s

air-mancur-king-fahd
Ini adalah air mancur tertinggi di dunia. Nama lainnya adalah fountain Jeddah, dan nafura king fahd.
Dinamakan demikian karena air mancur ini dibuat atas perintah Raja Fahd dan disumbangkan ke kota Jeddah.
Terletak di pantai Jeddah, pantai barat Arab Saudi dengan ketinggian 312 meter sehingga air mancur ini dapat terlihat di seluruh kawasan sekitar Jeddah.
Air mancur ini menggunakan 3 pompa jet raksasa yang dapat menembakkan 625 liter air/detik dengan kecepatan 375 km/jam dan massa udara yang dapat melebihi 18 ton.
Dan adapun airnya adalah air asin yang langsung diambil dari laut merah dan bukan air tawar.
Pada malam hari pemandangannya akan jauh lebih indah karena air mancur ini menggunakan lebih dari 500 lampu sorot untuk meneranginya. 
Akan tetapi jangan terlalu berharap banyak akan melihat atraksi air di Nafura King Fahd ini.
Air mancur ini hanya air dari Laut Merah yang dipancurkan dengan ketinggian luar biasa yang dibantu dengan pencahayaan saja.
Meskipun begitu, air mancur yang pernah tercatat di guinness book of world records ini tetap ramai dikunjungi banyak wisatawan.
Air mancur ini dibangun antara tahun 1980 dan tahun 1983 dan mulai beroperasi pada tahun 1985.
Keberadaannya tidak jauh dengan resto-resto yang menyediakan makanan enak. Sehingga setelah selesai makan, jamaah atau wisatawan bisa berkeliling melihat pertunjukkan air mancur.
Bagaimana? Apakah Anda tertarik berkunjung ke sini?

18. Menara Jeddah

menara-jeddah
Menara Jeddah atau Jeddah Tower adalah menara yang dibangun di kawasan pantai kota Jeddah.
Menara ini adalah proyek ambisius Arab Saudi untuk menyaingi menara Burj Khalifa yang ada di Dubai, Uni Emirat Arab.
Nantinya, menara ini akan menjadi menara tertinggi di dunia karena menara ini dirancang mencapai ketinggian 1 km dengan 200 lantai.
Menurut harian Saudi Gazette, untuk membangun Jeddah Tower, membutuhkan sekitar 5,7 juta kaki persegi beton dan 80 ribu ton baja serta menelan dana 1,23 miliar dolar AS.
Struktur menara yang dulu bernama Kingdom Tower ini sudah mencapai 45 lantai atau 182 meter dari total 200 lantai dalam bangunan 1 kilometer.
Namun sayangnya pembangunan menara ini terhenti untuk alasan yang tidak diketahui secara pasti.
Dari video yang diunggah di Youtube, terlihat tidak terdapat aktivitas konstruksi sejak 4 September 2016.
Tapi kalau pembangunan menara ini sudah rampung, ia akan menjadi icon dan alternatif baru dari sekian banyak tempat wisata di Arab Saudi.

19. Curniche Jeddah

Tempat wisata di Arab Saudi berikutnya adalah Curniche Jeddah.
Curniche Jedah adalah sebuah kawasan di tepian laut merah sepanjang 30 km.
Ini adalah salah satu kawasan yang disulap oleh Pemerintah Arab Saudi menjadi sebuah kota baru yang begitu indah dan tertata rapi.
Kata  Corniche sendiri berasal dari bahasa Prancis route à cornicheyang bermakna ruas jalanan ditepian terjal.  Namun kemudian kata corniche  sendiri bergeser makna menjadi sebuah kawasan terbuka yang luas di tepian badan air.
Kawasan ini terdiri dari jalan pesisir, resort, area rekreasi, paviliun dan patung sipil skala besar.
Di area ini juga terdapat air mancur King Fahd’s dan beberapa masjid termasuk  masjid terapung yang menjadi destinasi favorit jamaah haji Indonesia.
Berikut foto pemandangan dari Curniche Jeddah:
curniche-jeddah-1

20. Pasar Zakfariah

pasar-zakfariah
Pasar `borong` atau Pasar Zakfariah terletak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki  selama 30 menit.
Disebut juga pasar `borong` karena para pembeli yang umumnya jamaah haji banyak yang berbelanja dengan memborong barang sebagai oleh-oleh dan harganya umumnya relatif di bawah harga eceran dari pasar lainnya.
Pasar tradisional ini menjual berbagai keperluan ibadah, seperti pashmina, pakaian muslim, jilbab, sajadah, ghutra (kain penutup kepala), tasbih. Panganan khas Arab seperti kurma, kacang arab dan lainnya.
Bahkan termasuk perhiasan emas, jam tangan, dan barang-barang elektronik berupa telepon genggam.
Suasana pasar ini mirip dengan Pasar Tanah Abang atau Pasar Jatinegara di Jakarta, namun dengan ukuran yang lebih kecil. Sebelum memasuki pasar, di tepi jalan sudah banyak toko-toko.
Pasar ini disebut-sebut sebagai pengganti Pasar Seng yang dibongkar karena Masjidil Haram sedang dilakukan perluasan.
Anda tidak perlu sungkan datang ke pasar ini.
Karena pasar ini adalah salah satu pusat perbelanjaan yang biasa diserbu oleh jamaah haji Indonesia dan para pedagangnya mampu berbahasa Indonesia walaupun dengan logat Arab.

21. Pasar Kurma Madinah

pasar-kurma-madinah
Tempat wisata di Arab Saudi yang berupa pasar berikutnya adalah Pasar Kurma Madinah.
Di Pasar Kurma Madinah dijual berbagai jenis kurma yang harganya bervariasi, mulai dari 30 Riyal sampai 90 Riyal.
Selain kurma, Anda juga dapat menemukan biskuit-biskuit yang terbuat dari bahan dasar kurma di pasar ini.
Pasar Kurma Madinah terletak sekitar 600 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi.
Pasar yang dibangun tahun 1982 ini dibuka sejak pukul 7 hingga 23 malam waktu setempat bila pada musim haji.
Untuk itu, berkunjunglah ke pasar ini bila Anda termasuk pecinta kurma.

22. Pasar Bab Mekkah

pasar-bab-mekkah
Sama seperti pasar tradisional lainnya, Pasar Bab Mekkah juga menjual aneka keperluan. Mulai dari sayuran, kurma, perlengkapan salat, sampai parfum, tersedia di sana.
Akan tetapi yang menjadi keistimewaan dari pasar ini adalah harga yang ditawarkan relatif murah.
Misalnya: Kurma Ajwa / kurma Nabi dijual 60 Riyal per kilogram. Harga itu lebih murah 25% dari pada yg dijual di Madinah dan Mekah, yaitu 80 Riyal.
Inilah yang menjadikannya salah satu pasar tradisional favorit di Arab Saudi.
Meski namanya Pasar Bab Mekah, lokasi pasar ini terletak di Suhaifa, di salah satu sudut kota Jeddah, Arab Saudi.
Pasar yang dapat dijangkau dengan mobil selama 10 menit dari pusat kota ini, buka setiap pagi dan tutup menjelang shalat Dzuhur.
Jadi, Anda jangan sampai ketinggalan. ðŸ˜†

23. Pantai Thuwal

pantai-thuwal
Pantai Thuwal terletak di kota Thuwal 80 km sebelah utara kota Jeddah.
Thuwal sendiri terkenal sebagai lokasi dari KAUST (King Abdullah University of Science and Technology). KAUST adalah sebuah universitas bertaraf internasional dengan fasilitas yang bagus dan relatif mewah.
Anda dapat menikmati indahnya Pantai Thuwal ini dengan gratis. Hanya saja Anda perlu menyiapkan tikar dan makanan sendiri karena tidak disediakan di sini.
Meski begitu, pantai ini terkenal sebagai pantai yang terjaga kebersihannya dan memiliki fasilitas yang lengkap. Dari mulai tempat parkir, kamar mandi, dan petugas kebersihan yang siap membersihkan area pantai setiap waktu.
Perairan di wilayah pantai Thuwal termasuk cukup aman untuk berenang. Karena letaknya bukan di laut lepas. Melainkan di wilayah teluk. Jadi, nyaris tanpa ombak dan pusaran airnya cukup tenang.
Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir bila ingin membawa anak Anda yang masih kecil ke tempat ini.

24. Pantai Silver Sands

pantai-silver-sands
Tempat wisata di Arab Saudi yang berupa pantai berikutnya adalah pantai Silver Sands di Jeddah.
Menurut wisatawan yang pernah berkunjung ke sana, ini adalah salah satu lokasi terbaik di Jeddah untuk menikmati pasir dan pantainya.
Dikatakan pantai yang paling indah karena pantai ini memiliki pasir yang halus dan lembut, serta air biru yang begitu jernih.
Pantai yang jarang diketahui oleh wisatawan ini memiliki air laut yang tampak biru dan hijau sehingga sangat memanjakan mata yang melihatnya.
Tidak salah bila Anda memilih pantai ini untuk bersantai bersama keluarga dan teman teman Anda.

25. Museum Nasional Saudi

museum-nasional-saudi
Masih kuat membaca?
Tempat wisata di Arab Saudi yang terakhir adalah Museum Nasional Saudi.
Museum  yang terletak di distrik Murabba’ sebelah istana raja Abdul Aziz di kota Riyadh ini, merupakan bagian dari pusat sejarah raja Abdul Aziz.
Dengan luas bangunan sebesar 17,000 m2 dari keseluruhan area lahan sebesar 28,000 m2, tempat wisata bersejarah ini dibuka langsung oleh raja Fahd bin Abdul Aziz pada tahun 1419 H / 1999 M.
Mengutip dari Wikipedia, Museum ini memiliki 8 Auditorium yang menampilkan miniatur dan peninggalan bersejarah, yaitu:
  • Auditorium Manusia dan Penciptaan
  • Auditorium Kerajaan-kerajaan Arab
  • Auditorium Zaman Jahiliyyah
  • Auditorium Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
  • Auditorium Islam dan Jazirah Arab
  • Auditorium Negara Saudi Pertama dan Negara Saudi Kedua
  • Auditorium Penyatuan (Kerajaan Arab Saudi)
  • Auditorium Haji dan Dua Tanah Suci
Bila Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang negara Arab Saudi, Anda bisa berkunjung ke tempat ini.
Baik… Itulah segenap tempat wisata di Arab Saudi berikut insight sederhananya yang sangat direkomendasikan untuk para wisatawan bila melancong ke negeri minyak ini.
Jangan lupa untuk men share artikel ini ke media sosial yang Anda gunakan. Atau beri komentar Anda di bawah ini.
 
bagi kamu yang cinta berpetualang jangan ngaku traveler jika belum mencoba petualangan ekstrim di benua Afrika

19 Tempat Wisata di Afrika yang Wajib Dikunjungi


Afrika selalu identik dengan sabana dan kehidupan binatang-binatang liar seperti yang banyak dimunculkan di televisi. Begitu jugalah apa yang ada di benak banyak orang ketika membayangkan benua Afrika. Benar memang jika di Afrika terdapat banyak taman nasional serta cagar alam, tapi Afrika pun sama seperti benua lainnya yang memiliki kehidupan modern. Ada juga bangunan-bangunan yang menyimpan sejarah besar yang patut ditelusuri. Berikut adalah beberapa referensi tempat wisata di Afrika yang bisa diintip.

Nigeria

  1. Olumo Rock
Olumo RockPemandangan yang indah disuguhkan oleh Olumo Rock dan setiap pengunjungnya bisa juga menaiki lift untuk mendaki batu berukuran besar ini. Tepat berada di Nigeria atau kota bernama Abeokuta, obyek wisata ini rupanya menjadi saksi sejarah perang antar-suku yang terjadi pada abad ke-19. Batu inilah yang menjadi tempat perlindungan warga di sekitar sana selama perang terjadi.
Untuk proses penelusuran tempat ini, biasanya pengunjung perlu naik tangga buatan manusia di batu. Akan ada jasa pemandu yang akan membagi pengetahuannya bagi wisatawan yang datang tentang segala sejarah dibalik Olumo Rock dan untuk masuk ke sini hanya perlu membayar 700 Naira atau Rp 49 ribuan saja.
  1. Freedom Park Lagos
Freedom Park LagosInilah tempat di mana semua pengunjung bisa menikmati beragam hiburan yang membuat liburan di Afrika, khususnya di negara Nigeria, tidak akan mudah terlupakan. Wisatawan bisa menonton aksi sepakbola, musik livedance, dan pemandangan indah lainnya. Di kawasan ini juga ada amfiteater yang pastinya akan semakin menambah keseruan dalam menghabiskan waktu di taman ini. Drama Yunani adalah tontonan yang akan disuguhkan ketika datang ke amfiteaternya.
Tidak hanya amfiteater, di sana pun terdapat beberapa food court yang akan melayani berbagai selera pengunjung, bahkan untuk para vegetarian pun tersedia kuliner yang bisa diicip. Tempat ini memiliki empat pintu masuk, namun hanya tiga yang digunakan sementara ini. Untuk biaya masuknya, per kepala dikenakan biaya antara 200-500 Naira atau Rp 14-35 ribu dan parkir dengan biaya yang sama.

Kenya

  1. Fort Jesus di Mombasa
Fort Jesus di MombasaBerlokasi di area pelabuhan Mombasa, obyek wisata yang juga disebut sebagai Benteng Jesus ini benar-benar megah dan pengunjung pun akan dapat melihat ke dalam untuk mengetahui segala keaslian yang ada di menara persenjataan. Atraksi lainnya yang tak patut dilewatkan adalah pertunjukkan yang fantastis dengan menggunakan efek suara dan cahaya memesona dengan tema penggambaran akan perjuangan dalam pembangunan benteng tersebut. Dalam sepekan, acara ini diadakan setiap tiga malam. Berikut adalah daftar biaya yang dikenakan kepada pengunjung oleh museum yang buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai 6 petang.
  • Pengunjung dewasa yang bukan warga lokal: 1200 KES atau Rp 162 ribu.
  • Pengunjung anak-anak yang bukan warga lokal: 600 KES atau Rp 81 ribu.
  • Pengunjung dewasa yang merupakan warga Afrika Timur: 400 KES atau Rp 54 ribu.
  • Pengunjung anak-anak yang merupakan warga Afrika Timur: 200 KES atau Rp 27 ribu.
  • Pengunjung dewasa warga Kenya: 200 KES atau Rp 27 ribu.
  • Pengunjung anak-anak warga Kenya: 100 KES atau Rp 13.500.
  1. Taman Nasional Amboseli
Taman Nasional AmboseliPara pelancong yang suka dengan satwa, sungguh Amboseli ini merupakan sebuah taman gajah. Alasan mengapa ini dikenal sebagai taman gajah karena memang gajah adalah jenis hewan yang mendominasi lokasi ini. Dengan luas kawasan sekitar 400 kilometer persegi, Amboseli yang cuma 4 jam dari Nairobi ini tidak hanya memiliki gajah-gajah besar, namun juga ada banteng, impala, rusa kutub, serta kuda zebra. Bahkan cheetah juga tampak oleh mata sesekali. Pemandangan hewan-hewannya memang menakjubkan, tapi pemandangan alam sekitarnya tidak kalah unggul dan menawan hati dengan adanya penampakan gunung Kilimanjaro yang puncaknya kelihatan tertutup salju. Puncak gunung tersebut akan menjadi merah jambu dengan warna gunung yang juga berubah menjadi ungu gelap saat tibanya fajar. Di bawah ini adalah daftar biaya tiket di Amboseli.
  • Pengunjung dewasa: USD 90 atau sekitar Rp 1.243.000
  • Pengunjung anak-anak dan pelajar: USD 55 atau sekitar Rp 759.000
  1. Masai Mara National Reserve
Masai Mara National ReserveBila menginjakkan kaki di Kenya, satu lagi taman nasional yang boleh dijajah, yaitu Masai Mara yang memang sangat terkenal akan kawanan gajahnya, ada juga harimau putih, singa-singa, serta sekumpulan zebra. Keindahan yang dimiliki oleh area ini benar-benar luar biasa sehingga menjadikan taman nasional ini termasuk lokasi wisata yang favorit di dunia.
  • Pengunjung dewasa bukan warga Kenya: di dalam taman – USD 70 atau sekitar Rp 967 ribu dan di luar taman USD 80 atau sekitar Rp 1.105.000.
  • Pengunjung anak-anak bukan warga Kenya: di dalam taman – USD 40 atau sekitar Rp 553 ribu dan di luar taman USD 45 atau sekitar Rp 622 ribu
  • Pengunjung pelajar dewasa bukan warga Kenya: USD 40 atau sekitar Rp 553 ribu
  • Pengunjung pelajar anak-anak bukan warga Kenya: USD 20 atau sekitar Rp 276 ribu.

Afrika Selatan

  1. Taman Nasional Kruger
Taman Nasional KrugerPadang safana yang sangat identik dengan kehidupan di benua Afrika bisa disaksikan secara langsung dengan berkunjung ke Taman Nasional Kruger. Areanya yang begitu luas, berbagai hewan ganas nan liar menghuni taman ini. Inilah situs wisata yang kerap digunakan untuk pembuatan film dengan tema wisata maupun dengan tujuan edukasi, bahkan banyak penelitian mengambil tempat ini juga.
Selama berada di taman besar ini, pengunjung sebaiknya didampingi oleh pemandu karena sangat rawan akan serangan hewan liar. Untuk informasi jam operasi dan juga biaya masuk bisa dilihat langsung pada situs resminya karena taman ini memiliki jam buka berbeda-beda setiap bulan berikut biaya masuknya.
  1. Pantai Durban
Pantai DurbanWisatawan yang sangat hobi berselancar atau memang seorang peselancar profesional, Pantai Durban merupakan obyek wisata yang cocok untuk disinggahi. Ombaknya yang tinggi tidak menjadi satu-satunya keunggulan dari tempat wisata ini, namun ada juga Ushaka Marine World yang termasuk dari taman bermain paling besar di dunia. Untuk menikmati sea world-nya, berikut inilah jadwal operasi serta informasi biaya tiket.
  • Pengunjung anak-anak usia di bawah 3 tahun tidak dikenakan biaya.
  • Pengunjung anak-anak usia 3 hingga 12 tahun: R122 atau sekitar Rp 104 ribu.
  • Pengunjung dewasa usia di atas 12 tahun: R165 atau sekitar Rp 141 ribu.
  • Pengunjung lansia usia di atas 61 tahun: R122 atau sekitar Rp 104 ribu.
  • Jadwal buka adalah dari hari Senin hingga Minggu dari jam 9 pagi sampai 5 sore.
  1. Soweto
SowetoSoweto ini merupakan kawasan perkotaan di Johannesburg, Gauteng dan menjadi salah satu tempat yang bisa dimasukkan ke daftar wisata Anda. Hal ini dikarenakan ada banyak pengetahuan yang bisa didapatkan dari tempat ini, seperti budaya penduduk Afrika yang masih sangat dipertahankan dan kental.
Pengunjung akan dapat melihat pengalaman kehidupan warga di sana yang sederhana namun penuh dengan kebahagiaan. Yang unik yang bisa juga diperoleh dari Soweto adalah kerajinan tangannya yang khas dan bisa dibeli di tempat ini.

Mesir

  1. Gunung Sinai
Gunung SinaiWisatawan lokal dan mancanegara menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat wisata favorit di Mesir. Menjadi bagian sejarah religi, tentu situs ini menjadi lebih populer dan gunung yang juga dianggap sebagai puncak paling tinggi yang ada di kota Saint Kahterine’s ini terdapat tempat-tempat ibadah, baik masjid maupun gereja.
Saat melakukan perjalanan di tempat ini, bukan hanya pemandangannya yang bisa membuat kita terpesona, melainkan tempat ini akan mengingatkan kita semua akan sejarah di mana Allah SWT mencurahkan wahyu kepada Nabi Musa.
  1. Laut Merah
Laut MerahKarena namanya Laut Merah, memang banyak dari kita yang akhirnya berimajinasi bahwa warna dari laut ini benar-benar berwarna merah. Namun, sebenarnya warna laut ini adalah berwarna biru seperti laut pada umumnya dan sepertinya kata “reed”-lah yang membuat banyak orang bingung karena bahasa Inggris dari alang-alang ini kemudian malah di baca “red”.
Jika memiliki kesempatan, cobalah untuk menyelam dan melihat indahnya dasar laut ini, apalagi ketika sudah musimnya di mana tanaman alang-alang tumbuh dengan suburnya. Atraksi menyelam boleh menjadi atraksi favorit ketika sedang berkunjung ke Laut Merah. Selain pemandangan laut yang bisa menenangkan jiwa, ada beragam jenis ikan yang tampak oleh penglihatan kita serta tidak lupa terumbu karang yang juga penuh pesona. Jadi, untuk kepuasan maksimal selama berada di Afrika, datang ke Mesir untuk bisa mendapat pengalaman seru di Laut Merah.
  1. Luxor
LuxorSatu lagi tempat wisata yang akan menjawab segala rasa penasaran para pelancong akan sejarah, dan kali ini adalah bagian sejarah Mesir. Berada di Heliopolis Selatan, Luxor dikenal sebagai sebuah kota kuno di mana terdapat museum terbuka, makam, reruntuhan dari bangunan kuil-kuil, dan monument yang juga mengandung sejarah Mesir.
Terdapat banyak sekali obyek menarik di tempat ini yang biaya masuknya pun berbeda-beda, mulai dari 20 sampai 100 LE atau sekitar Rp 44 ribu sampai Rp 176 ribu. Dengan banyaknya obyek sejarah di Luxor, ini menjadi alasan mengapa perekonomian penduduk Luxor bertumpu pada pariwisata satu ini.

Etiopia

  1. Gereja Lalibela
Gereja LalibelaDi Afrika, terutama utara Etiopia, Lalibela dikenal sebagai kota yang kecil dan sepintas kota ini normal-normal saja. Hanya saja, rupanya kota kecil ini menyimpan sebuah situs luar biasa, yaitu gereja bawah tanah yang memang dibangun dengan minimnya teknologi di sekitar abad ke-12. Saat memasuki area gereja ini, akan terdapat ornamen keagaaman memenuhi sudut-sudut ruang gereja ditambah dengan lapisan kayu, kuningan dan emas yang melapisi ornamen lain.
Para peziarah yang datang ke sana akan disambut oleh beberapa pastur yang sudah biasa setiap harinya duduk di dalam gereja sambil membaca Alkitab. Ada juga ruangan misterius yang terkesan agak mengerikan karena berdebu dan gelap; itulah ruangan yang dipenuhi dengan banyak tulang yang merupakan tulang-tulang jenazah biarawan di sana dan para pastur serta biarawan di gereja ini menganggapnya sebagai benda suci. Lihat juga Alkitab dengan teks tulisan tangan asli dari biarawan dan Alkitab ini dibuat dengan kulit kambing sebagai bahan utamanya.
  • Buka dari jam 6 pagi sampai 12 siang, lalu dilanjutkan dari jam 2 siang sampai 5 sore.
  • Pengunjung anak-anak usia 9 hingga 13 tahun: USD 25 atau sekitar Rp 345 ribu.
  • Pengunjung dewasa: USD 50 atau sekitar Rp 690 ribu.
  • Pengunjung anak-anak di bawah 9 tahun serta warga Etiopia tanpa paspor asing tidak akan kena biaya masuk.

Maroko

  1. Marrakech
MarrakechDibangun pada sekitaran abad ke-11, kota ini sebenarnya memiliki sebutan lain, yaitu Red City, ini tentunya dikarenakan warna merah mendominasi sebagian besar bangunan. Wisata bersejarah dan museum serta tidak lupa bangunan-bangunan arsitektur adalah keunggulan yang ditawarkan oleh kota ini. Secara keseluruhan, kota ini wajib masuk ke daftar destinasi selama di Maroko karena berikut ini adalah serangkaian obyek wisata yang akan menyenangkan hati Anda.
  • Taman Majorelle. Wisata ini adalah wisata tanaman yang termasuk paling komplit sebab jenis tanaman apa saja yang ada di dunia bisa ditemukan di tempat ini. Di taman ini jugalah wisatawan akan mampu memperoleh wawasan lebih dari museum seni Islam.
  • Pasar Tradisional Souks. Kalau berkunjung ke Maroko, maka jangan sampai melewatkan souvenir khas dari negara ini dengan mampir ke pasar tradisional satu ini. Barang yang diperdagangkan boleh ditawar dan proses tawar-menawar bisa dilakukan dengan bahasa Inggris karena para pedagangnya cukup fasih juga. Belanja di pasar ini juga makin mudah saja karena pedagangnya sudah memberikan label harga di setiap barang.
  • Masjid Koutobia. Meski tempat ibadah, namun masjid ini dikenal justru sebagai Eiffel-nya Maroko sebab masjid ini tidak seperti masjid pada umumnya. Terdapat lampu berwarna-warni menghiasi bangunan ini dan akan semakin indah bila pengunjung datang di malam hari. Keunggulan lainnya dari tempat ini adalah tamannya yang sangat rapi serta indah yang menjadi bagian dari halaman masjid ini.
  1. Lembah Dades
Lembah DadesUntuk melengkapi pengalaman liburan mengasyikkan selama di Maroko, jangan lupa untuk menikmati Dades Valley atau Lembah Dades yang akan memberikan suasana berbeda. Indahnya pemandangan lembah ini akan membuat suasana hati lebih baik. Kombinasi sejumlah tanaman yang sudah berubah putih, rumput yang hijau segar, dan bukit bebatuan menjadi daya tarik tersendiri.
Ada pengalaman menantang yang boleh dicoba bila ke lembah ini, yaitu jalan Tizi n Tichka yang memacu adrenalin karena jalan yang ada di pegunungan Atlas ini begitu curam dan banyak bebatuan. Jalan yang sebenarnya menjadi jalan penghubung antara Marakech dan Ouarzazate ini ada di Dades Gorge yang bisa dilalui oleh para pengunjung yang haus akan tantangan.
  1. Fes
FesIni dia kota paling besar yang akan menangkap perhatian kita bila menginjakkan kaki di Maroko. Menjadi salah satu kota pariwisata selain Marakech, tentu ada berbagai hal yang ditawarkan oleh kota yang mempunyai sejarah cukup panjang ini. Old Medina adalah yang paling terekomendasi sebab memang di sinilah pelancong bisa mendapatkan berbagai souvenir buatan orang-orang Fes sendiri.
Contoh souvenir yang pas untuk dibawa pulang adalah sepatu, tas kulit, souvenir tembaga dan kuningan, keramik, permadani, jaket dan banyak lagi yang lainnya. Air mancur, masjid, beberapa monument serta taman kerajaan pun bisa coba dikunjungi selama berada di kota Fes dan rasakan sensasi berbeda waktu berjalan-jalan di sore hari.

Botswana

  1. Taman Nasional Chobe
Taman Nasional ChobeTaman nasional ini adalah salah satu taman yang tidak boleh dilewatkan ketika pergi ke Afrika. Berlokasi tidak jauh dari perbatasan Zimbabwe, Namibia, serta Zambia, ada kurang lebih 50 ribu ekor gajah yang menjadi penghuni taman besar ini. Untuk mengamati hewan-hewan di sana lebih mudah, pengunjung disarankan datang ke Chobe sekitar musim panas saja, yang artinya sekitar bulan April sampai dengan Oktober. Masa-masa inilah akan ada banyak hewan yang berkumpul pada bagian tepi sungai jadi lebih gampang bagi kita menyaksikan mereka.
  • Pengunjung yang merupakan warga dikenakan: BWP 30 atau sekitar Rp 36 ribu.
  • Pengunjung yang merupakan penduduk Botswana dikenakan: BWP 10 atau sekitar Rp 12 ribu
  • Pengunjung yang bukan warga di sana alias wisatawan mancanegara dikenakan: BWP 70 atau sekitar Rp 84 ribu.
  1. Cagar Alam Kalahari
Cagar Alam KalahariJika ingin berkunjung dan sesekali merasakan seperti apa cagar alam di Afrika, di Botswana adalah tempat yang tepat di mana luasnya ada sekitar 53 ribu kilometer persegi yang memang jauh lebih besar dari Massachusetts atau malah 2 kali lipatnya, dan itulah alasan mengapa tempat ini memperoleh ranking kedua paling besar di dunia. Banyak hal yang dapat ditemukan dan diamati di cagar ala mini, seperti sungai dasar yang sudah terbentuk dari jaman kuno, kebun garam, dan tentunya dataran terbuka yang begitu besar.
Bentuk dari tanah cagar alam yang lokasinya di area gurun Botswana ini memiliki semak-semak belukar dan juga rerumputan. Pohon-pohon besar juga turut memenuhi dataran yang dihuni oleh hewan-hewan liar yang kerap kita tonton dari televise. Di tempat ini pengunjung akan secara puas menonton elang, sibga, cheetah, jerapah, hyena, macan tutul, anjing liar, babi hutan dan hewan-hewan lainnya yang berkeliaran. Selama ribuan tahun, cagar alam ini pun dihuni oleh suku primitive yang diketahui bernama Suku Bushmen dan mereka pun masih tetap ada berseliweran di area cagar alam dan yang diketahui sebagai Hunter Nomaden adalah warga Suku Bushmen.
  • Pengunjung asing yang ingin berkemping semalam dikenakan: USD 37 atau sekitar Rp 511 ribu.
  • Pengunjung yang ingin masuk ke area cagar alam dikenakan: USD 14 atau sekitar Rp 193 ribu.
  • Pengunjung yang ingin berkemah di area padang gurun dikenakan: USD 23 atau sekitar 317 ribu.

Tanzania

  1. Taman Nasional Serengeti
Taman Nasional SerengetiKarena banyaknya taman nasional di Afrika, maka tidak ada salahnya untuk menjelajahi juga Taman Nasional Serengeti yang merupakan tempat alam bebas bagi para hewan liar yang hidup di padang rumput besar nan luas. Taman nasional ini termasuk taman nasional yang memang paling tua dan banyak orang sudah tahu akan jutaan Wildebeests yang bermigrasi tahunan, berikut juga para zebra, rusa dan predator. Dengan kawasan seluas sekitar 13 ribu kilometer persegi, di bumi ini Taman Nasional Serengeti menjadi salah satu ekosistem paling alami.
  • Pengunjung dewasa bukan warga Tanzania usia 16 tahun ke atas dikenakan: USD 60 atau sekitar Rp 829 ribu.
  • Pengunjung anak-anak dan pelajar bukan warga Tanzania usia 5 hingga 16 tahun dikenakan: USD 20 atau sekitar Rp 276 ribu.
  1. Area Konservasi Ngorongoro
Area Konservasi NgorongoroAda obyek wisata lainnya di Tanzania yang tidak kalah indah dan juga seru untuk menjadi tempat liburan, yaitu area konservasi bernama Ngorongoro yang letaknya ada di bagian barat laut Tanzania. Para pengunjung akan mampu melihat adanya gunung berapi tua yang sudah membentuk kawah karena telah runtuh dan ada hutan alami yang terbentuk di sisi kawah tersebut. Ini menjadi area di mana beragam satwa liar hidup dan tinggal di dalamnya. Lebih dari itu, perna juga ada penemuan kerangka manusia jaman purba yang di area ini serta jejak kaki manusia yang umurnya sudah sangat tua, yaitu 3,5 juta tahun lebih.
  • Pengunjung dewasa dikenakan: USD 60 atau sekitar Rp 829 ribu.
  • Pengunjung anak-anak yang usianya antara 5 hingga 17 tahun dikenakan: USD 20 atau sekitar Rp 276 ribu
  • Untuk menuruni kawah dengan kendaraan dikenakan: USD 300 atau sekitar Rp 4 juta lebih.
Demikianlah tempat wisata di Afrika yang betul-betul menarik untuk dijadikan destinasi liburan saat menjejakkan kaki di negara-negara Afrika tersebut. Bila berkesempatan menikmati udara Afrika, tidak hanya bangunan-bangunan bersejarahnya saja yang layak dipertimbangkan, tapi Anda juga perlu menyaksikan secara langsung apa yang biasanya hanya bisa dilihat dari televisi, yakni kehidupan liar beragam hewan Afrika, supaya lebih greget.
Baca juga artikel tempat wisata unik lainnya